Xiaomi Janji Kurangi Slot Iklan di MIUI

Xiaomi Janji Kurangi Slot Iklan di MIUI

Xiaomi Janji Kurangi Slot Iklan di MIUI

 

Xiaomi Janji Kurangi Slot Iklan di MIUI

Xiaomi Janji Kurangi Slot Iklan di MIUI

MIUI, antarmuka pengguna yang dikembangkan oleh Xiaomi telah menerima banyak pujian. Namun, itu masa lalu.

Ya! Kini beberapa bulan terakhir antarmuka tersebut sering dikritik oleh banyak pengguna. Alasan utama dibalik itu adalag strategi Xiaomi yang memasang iklan di MIUI.

Namun, pabrikan smartphone asal Cina ini baru saja mengumumkan bahwa mereka akan mengoptimalkan dan memantau iklan pada platform MIUI yang dikembangkan. Ini sekaligus mengklarifikasi bahwa iklan di MIUI tidak akan muncul sesering mungkin.

Senada dengan itu, CEO dan co-founder Xiaomi juga menegaskan bahwa mereka akan menghapus iklan yang tidak pantas dan iklan yang merusak pengalaman pengguna. Sedangkan General Manager untuk Layanan Internet di Xiaomi juga mengatakan bahwa mereka berencana mengurangi iklan di MIUI.

Xiaomi sendiri saat ini telah berupaya mengurangi slot iklan dan semakin mengurangi slot yang ada dalam beberapa bulan ke depan. Selain itu, Xiaomi juga memperkenalkan peralihan yang mudah dalam sistem MIUI untuk menonaktifkan iklan.

Bisa dibilang, dalam beberapa bulan ke depan, Xiaomi akan berupaya keras untuk menyajikan MIUI yang lebih

ringan dan lebih segar. Sebelumnya, Xiaomi telah mengungkapkan untuk menggunakan algoritma yang dapat meningkatkan tingkat jangkauan iklan dan memastikan iklan yang relevan untuk pengguna.

Namun, seperti yang telah disinggung di atas, keinginan Xiaomi itu tidak disukai oleh pengguna. Bahkan tak sedikit pengguna smartphone Xiaomi marah dan melontarkan bully-an melalui sosial media. Oleh karena itu, Xiaomi berupaya mencari jalan keluar untuk mengatasi masalah tersebut.

Baru-baru ini Xiaomi juga telah mengungkapkan data keuangannya untuk kuartal pertama 2019. Xiaomi

melaporkan bahwa pertumbuhan laba bersih mencapai 22,4 persen tahun-ke-tahun. Selain itu, total pendapatannya naik 27,2 persen menjadi 43,8 miliar Yuan atau sekitar US$6,33 miliar.

Baca Juga: