Weibo tutup mesin pencarian selama sepekan

Weibo tutup mesin pencarian selama sepekan

Weibo tutup mesin pencarian selama sepekan

Platform media sosial populer di China, Weibo, menutup mesin pencarian topik terhangat dan info seputar selebriti selama sepekan atas perintah regulator internet setempat akibat kelalaiannya turut menyebarkan informasi yang dianggap membahayakan negara itu.

Badan Siber China (CAC) Beijing memerintahkan pimpinan Weibo agar lebih

memperhatikan informasi yang hendak disebarkan karena platform media tersebut telah gagal menyensor informasi ilegal.

“Informasi berisi pernyataan publik yang berorientasi mengandung kesalahan, kecabulan, rendahan, dan diskriminatif telah tersebar di Sina Weibo,” demikian pernyataan CAC yang dipantau Antara di Beijing, Senin.

“Sina Weibo telah melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku karena menggiring opini publik pada arah yang salah dan berdampak buruk,” tambah CAC.

Wang Sixin, profesor hukum di Communication University of China

, menyambut positif upaya pemerintah dalam memperketat penggunaan dunia maya selama beberapa tahun terakhir.

Pemerintah terus mengimplementasikan aturan dan penegakan hukum untuk mengatasi aktivitas ilegal yang dapat membahayakan masyarakat melalui internet, demikian Wang sebagaimana dikutip Global Times.

Akibat dari kelalaiannya itu, manajemen Weibo menyatakan menerima semua

bentuk kritikan publik dan menutup beberapa portal utamanya, seperti mesin pencarian, topik hangat, dan gaya hidup selebriti, mulai Sabtu (27/1) lalu.

Weibo juga berjanji akan meningkatkan kualitas informasi, meningkatkan investasi di bidang teknologi, dan merekrut tenaga kreatif lebih sehat dan bersih di jagat dunia maya.

 

Baca Juga :