Warung Laos “Pizza Tradizionale”

Warung Laos “Pizza Tradizionale”

Warung Laos “Pizza Tradizionale”

Warung Laos “Pizza Tradizionale”

Warung Laos “Pizza Tradizionale”

Huumm Yummy… senangnya tinggal di Bandung. Sagala aya *segala ada* kalo orang Bandung bilang. Nah kali mau ngebahas tempat makan yang tadi malam baru Q datangi, mumpung ada yang mau traktir.

“April… pingin nyobain pizza tungku donk!!” pintanya

“Waduh…pizza tungku? dimana yaa? emang ada?” kataku *bingung*

Langsung searching di Mbah Google dan search engine Multiply… HOOO ternyata banyak yang udah bikin review tempat ini. Semuanya bilang “ueeenake maknyus” karena memang Warung Laos ini pernah masuk Wisata Kuliner Trans TV. Walah kok Q bisa nggak tahu ya ada tempat ini. Padahal deket di Cihampelas situ.

Yup namanya “WARUNG LAOS” tempatnya di Jl. Prof. Eyckman no. 2 Bandung. Kalau dari Jalan Cihampelas, patokannya setelah Ciwalk ada Mc.Donald di Premier Plaza pas banget diseberangnya.

wrlaos-4.jpg
“WARUNG LAOS“ yang berdiri sejak 1999 ini memang tidak terlalu luas tempatnya. Bagi yang membawa kendaraan pun tidak bisa parkir tepat didepan resto ini, karena banyak motor – motor parkir. Jadi sebaiknya parkir di McD dan tinggal nyeberang deh, deket kok. Kalau untuk mahasiswa yaaa naik angkot laah, biar nggak usah repot. Resto ini bertingkat 2, dan masing – masing memberikan kesan berbeda. Bagi yang memilih duduk di lantai 1 Qta bisa melihat cara pembuatan Pizza plus pemannggang tradisionalnya. Sedangkan di lantai 2, bagi yang ingin menikmati suasana kota Bandung (padahal cuma seputar jl. Cihampelas..kiqqkiqqqkiqq). Eksterior dan Interior warung kecil ini cukup unik dan sangat tradisional.

wrlaos-2.jpg
“Tungku Panggangan”

Buat yang “freak” sama Cheese… disini pelayan akan menanyakan “kejunya mau dibanyakin nggak?” secara cuma – cuma ^^ Pasti donk Qta minta banyakin kejunya!! Apapun yang gratis selalu enak. Weew.. begitulah filosofi hidup seorang mahasiswa di rantau. 😆

OK sekarang gimana soal menunya? Bisa dibilang variasinya banyak, dari yang ala Italy sampai tradisional ala Indonesia pun ada. Tapi yang harus dicoba pastinya Pizza nya, buat yang pingin makan pizza tapi nggak terlalu berat, pizza disini “pas” dari rasa, harga & ukuran. Q saranin pesen Pizza Margaritha, selain harganya paling murah (Rp.24.ooo) penyajiannya juga simple atau Salami Pizza (Rp.31.500) dengan extra cheese, bisa dibilang ini “Pizza tradizionale al Italiano”. Asal mulanya Pizza sendiri sebenarnya adalah makanan rakyat miskin disana yang ditemukan oleh ibu rumah tangga sederhana, yang mengolesi pasta tomat dan sedikit taburan keju diatas roti bundar untuk makan siang keluarganya.

wrlaos-5.jpg

wrlaos-8.jpg
Ada variasi pizza lainnya yang bisa buat selingan coz rasanya beda dan jarang ditemuin

Yup.. Qta nyoba Pizza Banana Blueberry. Rotinya saja warnanya udah ungu, toppingnya ada banana & cheese (again).

wrlaos-1.jpg

Baca Juga :

Juga jangan ketinggalan Potato Skin, dengan saus beraneka rasa, cuma kayaknya nggak worth it untuk harga yang lumayan mahal, kalau nggak salah Rp.34.500. Atau mau coba Omelette? Q saranin Mushroom Omelette (Rp.14.000) haduh lupa harganya . Beneran isinya mushroom semua. Kalau Spaggheti Bolognaise standar, tapi tasty juga siy 😛 Untuk minuman juga nggak terlalu mahal dari Rp. 5.000 – Rp.14.000