Sumber Daya Alam : Pengertian, Fungsi dan Tujuan

Sumber Daya Alam

Sumber Daya Alam –┬áPengertian sumber daya alam (SDA) adalah semua sumber daya alam yang dapat digunakan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhannya.

Sumber daya alam

Sumber daya alam umumnya meliputi tanaman, hewan, dan makhluk.

Sumber daya alam digunakan oleh manusia untuk:

  • Sumber makanan seperti daging sapi, ayam, ikan, telur, bayam, nasi, ubi jalar dan hal-hal lainnya.
    Bahan pakaian seperti pemintalan kapas dan pakaian, produksi sutra dan sutera, dan wol penghasil domba.
  • Perangkat seperti jati, cendana, mahoni dan pinus untuk lemari, meja, kursi.
    Produk kesehatan seperti kunyit, jahe, jahe dan rambut kucing menghasilkan berbagai obat-obatan.
  • Bahan bangunan seperti besi, pasir, batu dan tanah untuk membangun rumah.
  • Bahan bakar seperti bensin, minyak dan bahan bakar diesel untuk mesin dan bahan bakar industri.

Sumber Daya Alam

Karena sifatnya, sumber daya alam dapat dibagi menjadi dua kelompok:

Bahan baku terbarukan adalah sumber daya alam yang tidak habis dan tersedia setiap saat. Contoh sumber daya alam yang terbarukan adalah tanaman, hewan, matahari, ombak, angin, dan air.
Sumber daya alam tidak terbarukan adalah sumber daya terbatas dan tidak dapat dibuat atau diperbarui tergantung pada konsumsinya.

Contoh sumber daya alam tak terbarukan adalah minyak, batu bara, logam, bahan bangunan dan gas alam.

Menurut manfaatnya, sumber daya alam dibagi menjadi:

  • Sumber daya alam menghasilkan energi, seperti matahari, gelombang laut, gas alam, dan angin.
  • Sumber daya alam menghasilkan bahan baku, seperti hutan, laut, dan tanah.
  • Sumber daya alam untuk kenyamanan, seperti udara bersih dan tanah alami.

Sumber daya alam dibagi menjadi: sumber daya alam hayati.

Sumber daya alam hayati adalah sumber daya alam yang berasal dari organisme hidup.
Udara, batu bara, logam, sinar matahari, tanah dan sejenisnya adalah sumber daya alam abiotik.

Dampak dari penggunaan sumber daya alam yang berlebihan.

Eksploitasi sumber daya alam yang berlebihan dapat menyebabkan kerusakan lingkungan.
Kerusakan lingkungan disebabkan oleh dua faktor:

Elemen manusia

Tindakan manusia dapat merusak lingkungan, yaitu:

  • Eksploitasi ilegal
    kelas pemeliharaan budaya,
  • Menangkap ikan dengan perahu nelayan dan bahan peledak,
    memberantas hama dengan insektisida,
  • Ekstraksi bahan setara membutuhkan lingkungan.
  • Deforestasi dan pemukiman dengan membakar hutan.

Elemen alami

Peristiwa alam yang dapat menyebabkan pengerukan lingkungan adalah letusan gunung berapi, gempa bumi, badai, gelombang pasang, banjir dan musim kemarau yang lebih panjang. Upaya pelestarian lingkungan meliputi:

  1. Deforestasi selektif adalah metode deforestasi yang tujuannya adalah mengurangi produksi kayu dan menghemat tanah dan air.
  2. Tanam bibit baru untuk setiap pohon yang Anda tebang.
  3. Tangkapan musiman untuk mencegah kepunahan.

Baca Juga :