Sejarah Dajjal

Sejarah Dajjal

Adl Dajjal. Dia berasal dari manusia dan merupakan sosok nyata. Kemunculan akan didahului dgn sejumlah peristiwa besar. Di antara kewajiban seorang muslim adl beriman kepada hari akhir dan apa yg akan terjadi sebelum dan setelahnya. Hari kiamat tdk ada yg mengetahui kapan terjadi kecuali Allah Subhanahu wa Ta’ala. Jibril ‘alaihissalam berta kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam :فَأَخْبِرْنِي عَنْ السَّاعَةِ. قَالَ: مَا الْمَسْئُوْلُ عَنْهَا بِأَعْلَمَ مِنْ السَّائِلِ

“Kabarkanlah kepadaku kapan terjadi hari kiamat?” Rasulullah menjawab “Orang yg dita tdk lbh tahu dari bertanya.”

Meskipun tdk ada yg mengetahui kecuali Dia namun Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya telah menerangkan tanda-tanda yg akan muncul sebelum terjadinya. Tanda-tanda hari kiamat ada dua shugra dan kubra.

Tanda kiamat shugra banyak jumlah Di antara yg disebutkan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dlm hadits Jibril:

قَالَ: فَأَخْبِرْنِي عَنْ أَمَارَتِهَا. قَالَ: أَنْ تَلِدَ اْلأَمَةُ رَبَّتَهَا وَأَنْ تَرَى الْحُفَاةَ الْعُرَاةَ الْعَالَةَ رِعَاءَ الشَّاءِ يَتَطَاوَلُوْنَ فِي الْبُنْيَانِ

“ berkata: Kabarkan kepadaku tentang tanda-tandanya. Rasulullah menjawab: Budak perempuan melahirkan tuan dan kamu lihat orang yg tak mengenakan busana kaki dan tak mengenakan busana badan penggembala kambing berlomba-lomba meninggikan bangunan.”

Adapun tanda kiamat kubra di antara disebutkan dlm hadits Hudzaifah bin Usaid Al-Ghifari radhiyallahu ‘anhu:

اطَّلَعَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَيْنَا وَنَحْنُ نَتَذَاكَرُ. فَقَالَ: مَا تَذَاكَرُوْنَ؟ قَالُوا: نَذْكُرُ السَّاعَةَ. قَالَ: إِنَّهَا لَنْ تَقُوْمَ حَتَّى تَرَوْنَ قَبْلَهَا عَشْرَ آيَاتٍ. فَذَكَرَ الدُّخَانَ وَالدَّجَّالَ وَالدَّابَّةَ وَطُلُوْعَ الشَّمْسِ مِنْ مَغْرِبِهَا وَنُزُوْلَ عِيْسَى ابْنِ مَرْيَمَ عَلَيْهِ السَّلاَمُ وَيَأَجُوْجَ وَمَأْجُوْجَ وَثَلاَثَةَ خُسُوْفٍ خَسْفٌ بِالْمَشْرِقِ وَخَسْفٌ بِالْمَغْرِبِ وَخَسْفٌ بِجَزِيْرَةِ الْعَرَبِ وَآخِرُ ذَلِكَ نَارٌ تَخْرُجُ مِنْ الْيَمَنِ تَطْرُدُ النَّاسَ إِلَى مَحْشَرِهِمْ

Rasulullah melihat kami ketika kami tengah berbincang-bincang. Beliau berkata: “Apa yg kalian perbincangkan?” Kami menjawab: “Kami sedang berbincang-bincang tentang hari kiamat.” Beliau berkata: “Tidak akan terjadi hari kiamat hingga kalian lihat sebelum sepuluh tanda.” Beliau menyebutkan: “Dukhan Dajjal Daabbah terbit matahari dari barat turun ‘Isa ‘alaihissalam Ya’juj dan Ma’juj dan tiga khusuf di timur di barat dan di jazirah Arab yg terakhir adl api yg keluar dari Yaman mengusir mereka ke tempat berkumpul mereka.”

Di antara tanda kiamat kubra yg termaktub dlm hadits di atas adl keluar Dajjal. Pembahasan masalah keluar Dajjal merupakan pembahasan penting disebabkan beberapa faktor yg disebutkan Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullahu: Banyak orang yg menisbatkan diri kepada ilmu dan dakwah meragukan akan turun Nabi Isa ‘alaihissalam dan terbunuh Dajjal. Kebanyakan manusia tdk terbiasa membicarakan masalah keluar Dajjal dan turun ‘Isa bin Maryam ‘alaihissalam.

Siapa Dajjal ?

Secara bahasa:

Disebutkan oleh Al-Imam Al-Qurthubi rahimahullahu dlm kitab beliau At-Tadzkirah bahwa lafadz Dajjal dipakai utk sepuluh makna. Di antaranya: Kadzdzab Mumawwih . Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahullahu mengatakan: “Dikatakan demikian krn dia adl manusia yg paling besar penipuannya.”
Dalam istilah syar’i:

Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahullahu mengatakan: “Seorang laki2 pendusta yg keluar di akhir zaman mengaku sebagai Rabb.”

Baca juga: