Sanksi-sanksi Pelaku Usaha

Sanksi-sanksi Pelaku Usaha

Sanksi-sanksi Pelaku Usaha

Sanksi-sanksi Pelaku Usaha

Sanksi-sanksi Pelaku Usaha

Sanksi Bagi Pelaku Usaha Menurut Undang-undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen :

  • Sanski Perdata
  • Ganti rugi dalam bentuk :

v  Pengembalian uang

v  Penggantian barang

v  Perawatan kesehatan

v  Pemberian santunan

  • Sanski Pidana
  • Kurungan :

v  Penjara, 5 tahun, atau denda Rp. 2.000.000.000 (dua milyar rupiah) (Pasal 8, 9, 10, 13 ayat (2), 15, 17 ayat (1) huruf a, b, c, dan e dan Pasal 18

v  Penjara, 2 tahun, atau denda Rp.500.000.000 (lima ratus juta rupiah) (Pasal 11, 12, 13 ayat (1), 14, 16 dan 17 ayat (1) huruf d dan f

  • Ketentuan pidana lain (di luar Undang-undang No. 8 Tahun. 1999 tentang Perlindungan Konsumen) jika konsumen luka berat, sakit berat, cacat tetap atau kematian
  • Hukuman tambahan , antara lain :

v  Pengumuman keputusan Hakim

v  Pencabuttan izin usaha

v  Dilarang memperdagangkan barang dan jasa

v  Wajib menarik dari peredaran barang dan jasa

v  Hasil Pengawasan disebarluaskan kepada masyarakat

KESIMPULAN

Dari pembahasan diatas dapat disimpulkan bahwa perlindungan konsumen adalah segala upaya yang menjamin adanya kepastian hukum untuk memberikan perlindungan kepada konsumen. Yang di atur dalam UU Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen Republik Indonesia. Hak dan kewajiban konsumen serta pelaku usaha juga telah di atur di dalam Undang-Undang. Pelaku yang melakukan kesalahan akan mendapatkan sanksi pidana atau sanski perdata.

DAFTAR PUSTAKA

Kartika S,Elsi dan Advendi.Hukum Dalam Ekonomi (Edisi II Revisi).Grasindo
Bpk. Arus Akbar Silondae, SH., L.L.M. dan Ibu Andi Fariana, S.H., M.H. Aspek Hukum dalam Ekonomi & Bisnis. Mitra. Wacana Media

Sumber : https://silviayohana.student.telkomuniversity.ac.id/seva-mobil-bekas/