PIHAK YANG TERLIBAT DALAM PERJANJIAN ROEM ROYEN

PIHAK YANG TERLIBAT DALAM PERJANJIAN ROEM ROYEN

PIHAK YANG TERLIBAT DALAM PERJANJIAN ROEM ROYEN

PIHAK YANG TERLIBAT DALAM PERJANJIAN ROEM ROYEN

Table of Contents

1. INDONESIA

Pihak pertama yang terlibat tentu saja datang dari Negara Indonesia, dimana dalam perjanjian ini Indonesia mengutus perwakilan yang bernama Mohammad Roem. Tokoh lainnya yang hadir dalam perundingan ini adalah Bung Hatta dan juga Sultan Hamengkubuwono IX, bahkan Bung Hatta hadir setelah diasingkan di Bangka.

Mengingat pentingnya perjanjian tersebut membuat beberapa tokoh penting juga hadir, seperti Ali Sastroamidjojo sebagai wakil ketua, Ir. Joeanda, Prof. Soepomo, Johannes Latuharhary, serta tim penasihat yang terdiri dari beberapa anggota.

Perjanjian ini berlangsung perdebatan yang sangat alot antara Indonesia dan Belanda, dimana Mohammad Roem mengatakan bahwa Indonesia sudah tidak percaya lagi dengan perundingan dengan Belanda, mengingat gagalnya perundingan sebelumnya dan terjadi Agresi Militer Belanda II yang membuat banyak kerugian yang diterima oleh Indonesia.

2. BELANDA

Dari pihak Belanda sendiri mengutus Herman Van Roijen sebagai perwakilan Belanda, ditemani beberapa tokoh penting Belanda datang ke Hotel Des Indes untuk melakukan perundingan bersama dengan Indonesia.

Tidak banyak tokoh yang diutus Belanda dalam perundingan ini, hal tersebut dikarenakan Belanda sedang terdesak oleh pasukan TNI yang bergerilya di berbagai daerah. Sehingga Belanda enggan mengutus terlalu banyak tokoh agar bisa mempertahankan kedudukannya di Indonesia.

Namun ada beberapa tokoh yang ikut serta seperti A. Jacob, J. Vander Velde, Kolonel Thompsond, dan beberapa tokoh lainnya.

3. PBB

Dalam Perjanjian Roem Royen PBB juga ikut hadir sebagai penengah dari pihak Belanda dan Indonesia, sebagai perwakilan PBB mengutus Merle Cochran yang berasal dari Amerika Serikat sebagai ketua. Tentu saja dari pihak PBB juga mengutus beberapa anggota lain dalam perjanjian yang Roem Royen tersebut.

Mengingat kondisi yang ada seperti serangan Agresi Militer Belanda II di Yogyakarta, penculikan pimpinan Indonesia, serta propaganda bahwa Indonesia telah hancur. Hal tersebut membuat Amerika Serikat mengecam perbuatan Belanda dan di dalam Perjanjian Roem Royen semua itu dibahas sehingga Belanda semakin terdesak baik dari Indonesia bahkan pihak PBB sebagai perwakilan dunia.


Sumber: https://www.r9racinggeneration.co.id/transport-tycoon-apk/