PENYERAPAN KAPITAL DAN STABILITAS

PENYERAPAN KAPITAL DAN STABILITAS

Batas kemampuan penyerapan kapital (capital absorptial capacity). Kapasitas ini ditentukan oleh dua hal yaitu satu pihak ditentukan oleh adanya atau tersedianya faktor-faktor produksi komplementer yang bekerja sama dengan capital dan di lain pihak oleh syarat-syarat yang diperlukan untuk menghindari inflasi dan untuk mempertahankan keseimbangan Neraca Pembayaran Internasional[4].

Keterbatasan kapasitas untuk untuk menyerap kapital di negara sedang berkembang disebabkan oleh:

  1. Kurangnya teknologi
  2. Kurangnya tenaga ahli
  3. Kurangnya mobilitas faktor produksi

Apabila akumulasi kapital bertambah dengan cepat, maka tindakan yang diperlukan ialah mencoba menaikan tersedianya faktor-faktor produk lain yang berkerjasama dengan kapital. Penyerapan kapital juga dipengaruhi oleh masa perkembangan perekonomian. Variasinya sebagai berikut:

  1. Kalau akumulasi kapital melebihi kemampuan penyerapan, seperti yang terjadi di negara sedang berkembang, setiap tambahan investasi bahkan cenderung menimbulkan inflasi. Sehingga dapat dikatakan bahwa sangat berbahaya untuk membiaya investasi dengan cara inflasi, karena:
  1. Tabungan sukarela tak banyak tercipta,
  2. Pinjaman jangka panjang kurang tersedia,
  3. Menyebabkan investasi yang salah arah,
  4. Efisiensi produksi berkurang,
  5. Menyebabkan adanya alokasi yang salah terhadap factor-faktor produksi.
  1. Kalau akumulasi kapital lebih kecil daripada kemampuan negara untuk menyerap kapital, maka akan timbul kesulitan-kesuliatan terutama dibidang neraca pembayaran karena Negara-negara tersebut sangat membutuhkan devisa untuk impor barang-barang yang diperlukan.
    Sumber :https://bloggermuslimah.id/xiaomi-gabung-konsorsium-pengisi-daya-nirkabel/