Mengenal Langkah-Langkah Konseling Menurut Stewart dalam Namora

Mengenal Langkah-Langkah Konseling Menurut Stewart dalam Namora

Mengenal Langkah-Langkah Konseling Menurut Stewart dalam Namora

Mengenal Langkah-Langkah Konseling Menurut Stewart dalam Namora
Mengenal Langkah-Langkah Konseling Menurut Stewart dalam Namora

Langkah 1 : Penentuan Tujuan Konseling

            Setiap klien yang datang pada konselor pasti memiliki masalah berbeda. Untuk itulah tujuan yang ingin dicapai dari konseling juga pasti berbeda, hal itu dibicarakan pada langkah awal memulai konseling. Konselor harus peka terhadap tujuan yang ingin disamoaikan klien. Pada tahap ini, konselor bertindak sebagai pendengar yang aktif dan berusaha meyakinkan klien bahwa dirinya akan mampu keluar dari permasalahan yang dihadapinya.

Langkah 2 : Perumusan Konseling

Setelah tujuan terbentuk, langkah selanjutnya adalah merumuskan konseling baik mengenaai strukturnya, pendektan yang digunakan, dan rencana tindakan yang akan dilakukan. Pada tahap ini, konselor dank lien sama- sama menjalin kesepakatan baik tertulis maupun tertulis tentang apa- apa sajaa yang boleh atau tidak boleh dilakukan.

Langkah 3 : Pemahaman Kebutuhan Klien

Pada tahap ini, masalah klien mulai diperjelas dan dicari kebutuhan apa yang hilang dan ingin dipenuhi klien. Konselor seyogianya dapat memerhatikan tanggapan klien terhadap kesulitan yang dihadapinya.Perasaan empati juga perlu ditunjukkan oleh klien agar klien merasa dimengerti dan tidak merasa dikucilkan karena masalah yang dimilikinya.

Langkah 4 : Penjajakan Berbagai Alternatif

Selanjutnya, konselor mulai memikirkan rencana dan strategi yang akan digunakan untuk memecahkan masalah klien. Hal yang harus diingat oleh konselor adalah selain membantu klien mencapai alternatifpendekatan yang sesuai dengan klien, konselor juga harus mengembangkan minat klien untuk mencari alternatif lain dalam pemecahan masalahnya. Klien diajak untuk memprediksi akibat- akibat dari setiap rencana yang diambil beserta resiko yang harus diterima klien.

Langkah 5 : Perencanaan Suatu Tindakan

Setelah rencana dan strategi dipersiapkan dengan baik, maka langkah yang diambil selanjutnya adalah memulai tindakan.Dalam memilih tindakan ini, klien cenderung lebih mudah menjalani rencana yang dipilihnya sendiri, atau bila berasal dari konselor tetap klien yang menentukan rencana mana yang harus dijalankan terlebih dahulu.

Langkah 6 : Penghentian Masa Konseling

Adapun fungsi dari penghentian konseling seperti yang dikemukakan Ward dalam Namora (2011: 88) adalah:

  1. Memeriksa kesiapan klien dalam menghadapi berakhirnya konseling.
  2. Mengatasi bersama faktor afeksi yang tersisa dan membicarakan hal- hal penting dan intensif dalam hubungan konselor- klien.
  3. Meningkatkan kepercayaan diri klien untuk mempertahankan perubahan yang telah diperoleh selama menjalani konseling.

Berdasrkan penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa langkah-langkah konseling terdiri dari 1) penentuan tujuan konseling 2) Perumusan konseling 3) Pemahaman kebutuhan klien 4) penjajakan berbagai alternatif 5) perencanaan suatu tindakan dan penghentian masa konseling.

Baca Artikel Lainnya:

Author: soo4r