Dies Natalis ke-61, UPNVY Jawab Tantangan di Era Revolusi Industri 4.0

Dies Natalis ke-61, UPNVY Jawab Tantangan di Era Revolusi Industri 4.0

Dies Natalis ke-61, UPNVY Jawab Tantangan di Era Revolusi Industri 4.0

Dies Natalis ke-61, UPNVY Jawab Tantangan di Era Revolusi Industri 4.0

Dies Natalis ke-61, UPNVY Jawab Tantangan di Era Revolusi Industri 4.0

Menjadi satu-satunya Kampus Bela Negara di Yogyakarta

, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta (UPNVY) berupaya terus berinovasi guna menghasilkan lulusan yang berdaya saing global namun memiliki jiwa bela negara. Pada Dies Natalis ke-61, UPNVY memilih tema ‘Sinergi Paradigma Baru Tridharma dan Bela Negara dalam mewujudkan Sumber Daya Manusia Unggul di Era Revolusi Industri 4.0’ sebagai respon dari era Revolusi Industri 4.0 yang ditandai antara lain kompleksitas, ketidakpastian, volatilitas yang semakin tinggi.

Kondisi tantangan tersebut memerlukan jawaban kompetensi sumber daya manusia yang disiapkan dengan paradigma baru.

“Di sisi lain karakter atau ciri sebagai kampus yang didirikan oleh para pejuang tetap harus melandasi para lulusan dengan nilai yang diwariskan yaitu Bela Negara,” kata Rektor Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta (UPNVY), Mohammad Irhas Efendi, Senin (16/12/2019).
IrhasUPNVY.jpeg
Rektor Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta (UPNVY), Mohammad Irhas Efendi, saat membacakan laporan dalam Dies Natalis ke-61 UPNVY, Senin (16/12/2019). Foto: adn.
Di usia yang tak lagi muda ini, UPNVY berupaya untuk memberikan ruang bagi seluruh civitas akademika untuk berinovasi. Di samping itu, UPNVY juga terus meningkatkan kualitas implementasi kurikulum berbasis KKNI dan nilai Bela Negara terus dilakukan melalui internalisasi nilai-nilai bela Negara di era revolusi industri 4.0.
Tak mengesampingkan soal peduli lingkungan, UPNVY kini sedang berbenah untuk menjadi kampus yang go green. Kini kampus yang berlandaskan Bela Negara berhasil menempati peringkat 38 pada Green Metric Word University Rankings in Indonesia.

“Kami juga melakukan pengembangan kerjasama untuk meningkatkan kualitas kelembagaan

, dosen, mahasiswa dan lulusannya, baik kerjasama dengan lembaga nasional maupun internasional,” lanjutnya.
Di masa ini, masyarakat hidup di era yang dinamis. Perubahan dunia terjadi secara cepat dengan bantuan teknologi. Hal ini pun menuntut masyarakat untuk mampu beradaptasi dengan segera agar bisa bersaing.

Baca Juga :