BANDARA JUANDA

BANDARA JUANDA

BANDARA JUANDA

BANDARA JUANDA

Bandara Juanda merupakan bandar udara Internasional dengan tingkat kesibukan kedua setelah Bandara Soekarno – Hatta. Bandara Juanda terletak di Provinsi Jawa Timur, tepatnya di Sedati, Sidarjo, 20 km selatan Surabaya. Surabaya merupakan kota terbesar di Jawa Timur yang menjadikan kota ini menjadi tempat persinggahan beberapa wisatawan domestik maupun mancanegara.

Nama Juanda diambil dari dari Wakil Perdana Menteri terakhir Indonesia yang menyarankan untuk mendirikan bandara ini, Ia adalah Ir. Djuanda Kartawidjaja. Jika dilihat dari pergerakan penumpang dan pesawat, Bandara ini melayani rute penerbangan tujuan dari Surabaya menuju wilayah Gerbangkertosusila, begitupun sebaliknya.

Bandara Juanda dikelola oleh PT Angkasa Pura I. Luas terminal yang dimiliki ialah sebesar 51500 m2 dengan landasan pacu sepanjang 3000 m. Luas yang dimilikinya sekarang sudah 2 kali lipat dibandingkan terminal lama dengan luas 28088 m2. Lahan parkir yang dimiliki juga tak kalah luas yaitu 28900 m2 dengan daya tampung hingga lebih dari 3000 kendaraan.

Bandara Internasional Juanda diperkirakan dapat menampung 13 hingga 16 juta penumpang setiap tahun serta 12000 ton kargo per tahunnya. Pembebasan lahan dilakukan untuk membangun landasan pacu yang cukup besar dengan lebar 45 meter dan panjang 3000 meter. Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo dipilih sebagai tempat karena lokasinya yang tidak jauh dari Surabaya.

Pangkalan Udara Angkatan Laut (LANUDAL) Djuanada secara resmi dibuka pada tanggal 12 Agustus 1964 oleh Ir. Soekarno. Yang kemudian pangkal udara tersebut digunakan sebagai home base skuadron pesawat milik Dinas Penerbangan ALRI.

Seiring dengan berjalannya waktu, frekuensi penerbangan sipil di LANUDAL Djuanada semakin bertambah, hingga akhirnya didirikan terminal yang khusus digunakan untuk melayani penerbangan sipil dan penerbangan internasional. Hingga akhirnya pada 24 Desember 1990, Bandara Juanda ditetapkan sebagai bandara internasional.

Sebagai satu-satunya Bandar Udara Internasional di Jawa Timur menjadikan Bandara Juanda memiliki lalu lintas penerbangan yang bisa dibilang padat dan sibuk. Berbagai penerbangan dari dalam negeri maupun luar negeri memenuhi langit Surabaya. Bandara ini juga tidak jarang dijadikan sebagai transit dari beberapa bandara kecil lainnya untu bisa mencapai kota tujuan.

Juanda memiliki beberapa terminal diantara ialah terminal 1 yang dibuka sejak tahun 2006, terletak di utara landasan pacu. Karena semakin banyak ke surabaya maupun dari surabaya terminal 1 menjadi overload dan pada tahun 2011 dibuka terminal 2. Kemudian pada tahun 2015, dibangun terminal 3 yang terletak di sebelah timur terminal 1 Juanda dan beroperasi pada tahun 2018.


Baca Juga :